Mengemas program kerja
Sudah saatnya kandidat pilkada (pemilihan kepala daerah), menghindari pengerahan massa dalam berkampanye, melakukan cara-cara yang santun, dan lebih berorientasi pada program kerja, bukan pada janji-janji kosong.
Dan para kandidat, dalam menjaring simpati rakyat, dituntut memberi kemasan yang lebih inovatif dalam mengkominikasikan program kerja, yang dapat memperbaiki tingkat kesejahteraan rakyat.
Program kerja yang berkualitas bila tidak di kemas dengan bagus dan menarik, sulit membuat calon pemilih berbondong-bondong datang memilih.
Agar program kerja, para kandidat bisa di terimah, oleh para pemilih, harus memperhatikan beberapa hal:
pertama, memasarkan personal brand, dengan cara mengkomunikasikan latar belakang keahlian yang di miliki dan ideologi politik yang dianut.
kedua, menciptakan target market, dapat memposisikan produk politik anda, termasuk golongan masyarakat bawah, menengah atau kaum intelektual.
ketiga, membangun loyalitas pemilih, dengan melakukan individu social responsibility, misalnya memberi bantuan kepada masyarakat korban bencana alam, memberikan perhatian yang serius mengenai isu-isu yang berkembang di masyarakat, seperti kemiskinan, kepedulian terhadap hak azasi manusia.